Sinshe GUNAWAN - Ahli Wasir & Anus Fistula
INFO : Kunjungan Pengobatan Sinshe GUNAWAN ke Jakarta Pada TGL: 05 - 06 NOVEMBER 2011 - Daftar Segera Untuk Mendapatkan Kesembuhan Total (Terbatas)....
Others
Others

View Sinshe GUNAWAN in a larger map
Categories
Testimonial
miya sovina
Saya mengalami bab yang keras sekali pada saat hamil, sampai suatu saat mengalami sakit yang luar biasa. Setelah melahirkan walaupun bab saya sudah tidak keras, tetap saja saya merasakan sakit. Awalny... detail

Joko Haryanto
Terima kasih berkat pengobatan dari pak Gunawan, keluhan wasir saya sudah berkurang dan sembuh. Mohon di kirimkan photo ke email berikut sebagaimana pembicaran terdahulu. Terima kasih atas bantuan pen... detail

Brian Manope - Bitung Barat
Sebelum berobat ke Pak Gunawan, saya sudah menderita anus fistula selama 4 tahun lebih, setiap kali kumat sakit sekali, sampai saya tidak dapat bekerja. Setelah saya disuruh Bos saya untuk berobat k... detail

» isi testimonial
» lihat testimonial

Artikel Kesehatan » Jangan Anggap Enteng Wasir

Urut berdasarkan

Jangan Anggap Enteng Wasir

Jika Anda sulit buang air besar (BAB) dan menghabiskan waktu seharian dengan duduk lama, Anda harus waspada karena bisa saja terserang wasir atau ambeien atau haemorrohoid. 

Wasir bukanlah suatu penyakit, melainkan pelebaran pembuluh darah vena pada daerah rektum dan perianal (sekitar anus). Karena bukan penyakit itulah, banyak orang yang menganggap enteng wasir. Penyebab terjadinya wasir, banyak hal dan pendapat yang menyatakannya. Antara lain, wasir disebabkan karena misalnya sering duduk dalam waktu yang lama atau seharian penuh, ada karena faktor keturunan, kehamilan, kesulitan buang air besar (sembelit) dan perubahan hormonal.

Pada kehamilan, wasir terjadi karena melemahnya kekuatan otot dasar panggul, yang paling terasa adalah setelah melahirkan apalagi bila sering melahirkan tanpa diimbangi latihan mengembalikan kekuatan otot dasar panggul (Kegel`s Exercise).  Namun inti dari penyebab wasir ada dua hal  yaitu peningkatan tekanan dan kurangnya kekuatan otot-otot dasar panggul.

Gejala wasir yang umum ditemui adalah pada saat buang air besar mengeluarkan darah namun dalam jumlah sedikit. Ada perasaan "sesuatu yang mengganjal atau keluar", sehingga menyebabkan perasaan buang air besar yang belum tuntas.

Wasir terbagi dalam dua garis. Yaitu, garis yang merupakan perpindahan dari sel-sel permukaan dinding usus (di bagian dalam disebut hemorrhoid internal) dan sel-sel permukaan kulit (bagian luar disebut hemorroid eksterna).

Hemorrhoid internal juga bisa menonjol, tergantung derajatnya yaitu :

hanya di dalam (tidak menonjol keluar).  Hanya dapat dilihat dengan teropong yang disebut proktoskop/anuskop. Gejala paling jelas adalah perdarahan waktu buang air besar. di dalam (bisa menonjol keluar, tapi bisa kembali masuk kedalam dengan sendirinya). Pada derajat ini, wasir dapat masuk kembali secara spontan (tanpa dibantu tangan). dan menonjol keluar dan tidak bisa lagi kembali ke dalam, tetapi biasanya tidak sakit. Keadaan ini disebut inkarserasi. Seperti penyakit lain, diperlukan pemeriksaan yang teliti. Tahap-tahap itu adalah :

 * anamnesa atau riwayat penyakit.

 * Pemeriksaan fisik yaitu inspeksi dan rektaltouche (colok dubur). 

 * Pemeriksaan dengan teropong yaitu anuskopi atau proktoskopi dan rektoskopi.

Pemeriksaan-pemeriksaan ini mutlak harus dikerjakan hanya jika ada rasa sakit yang kuat (misalnya karena inkarserasi). Pemeriksaan dapat ditunda hingga rasa sakit hilang dahulu. Dapat dipertimbangkan pula apakah memerlukan pemeriksaan lebih lanjut seperti roentgen (colon inloop) dan/atau colonoskopi. Kemudian pemeriksaan darah, urin, faeces sebagai pemeriksaan penunjang.

Untuk pengobatan, biasanya wasir tidak memerlukan pengobatan. Namun jika sudah menyakitkan, pengobatan tetap diperlukan. pada saat pengobatan untuk menentukan tindakan lebih lanjut, pemeriksaan ditentukan jenis hemorrhoid dan derajat keparahan, kemudian dilakukan Digital Rectal Examination (DRE) oleh dokter.

Ada dua macam pengobatan yang dapat dilakukan yaitu :

1. Tanpa operasi (oninvasiv) 

2. dengan cara operasi (invasiv).

Untuk pengobatan tanpa operasi bisa dilakukan dengan cara memberi salep dan/atau suppositori, yang dapat mengurangi keluhan subyektif meski tidak dapat menyembuhkan wasir. Bisa juga memberikan suntikan dengan sklerosing agent, yang  dapat diberikan pada derajat keparahan I-III dan kadang-kadang juga pada derajat IV. Prinsip dari obat suntikan ini adalah menyumbat pembuluh darah dan mengecilkan bantalan pembuluh darah.

Sedangkan pengobatan dengan operasi, dilakukan pada derajat III dan IV. Keberhasilan operasi lebih bagus dibandingkan tanpa operasi, artinya kemungkinan kambuh kembalinya wasir lebih kecil.  Namun jika dioperasi, penderita harus dirawat dan dilakukan dalam pembiusan. Perlu diingat,  hanya 20 persen dari penderita wasir yang memerlukan penanganan dengan operasi sedangkan 80 persen lainnya dapat diobati tanpa operasi.(berbagai sumber/Idh)

indosiar.com

Information
Product Scroller
Pembayaran
BCA
a/n: Eddy Gunawan    
BCA 3890274926
Mandiri
a/n: Eddy Gunawan
141-00-1093655-7
BNI

a/n. Rosana Rohana

3328888639


Login
Search
Search:
Others

© 2008 Sinshe GUNAWAN
Griya Asri kav. G-6/23 Pakuwon City
Telp : 031-5991439  Hp : 08123208863

Surabaya 60112


Toko Online